Hidup untuk saat ini dan disini…
Part 1 :
Masa dalam hidup kita ada yang mendatangkan kekecewaan ada pula yang menyenangkan. Memaafkan hal-hal di masa lalu yang mengecewakan sama pentingnya dengan mengenang segala yang menyenangkan sehingga dapat membuat kita tersenyum di hari ini.
Hari ini gue bisa tersenyum 2 kali lebih lebar dari senyum yang biasa. Lho kok bisa?…Ya bisa dong….Gue mengenang masa lalu dimana pada waktu yang bersamaan gue mengalami kekecewaan sekaligus kebahagiaan.
Bandung, November 1996.
Ah cakep banget cewek yg duduk sebelah gue dimeja bar ini…
”Ahem…maaf ya kalau saya kurang sopan, saya tidak tahan untuk tidak berkenalan dengan orang semenarik kamu…boleh saya tahu nama kamu?” Begitulah pembuka yang biasa gue ucapin ke cewek cakep yang baru gue kenal (yang dalam pikiran n tujuan gue akan menjurus ke sex)
Ditempat inilah kejadian ini berawal, di sebuah Pub ”Blue Sea” di jalan Braga tepat di sudut persimpangan Lembong-Braga (katanya sih pub itu udah bangkrut sekarang).
Singkat cerita, gue sama cewek menarik itu memilih untuk duduk di meja kecil yang letaknya disudut, dapat memandang ke jalan dari balik kaca warna-warni bergambar perahu, di sudut yang tidak terlalu ramai, dan bisa ngobrol dengan tenang berduaan.
Begitu indah dan menyenangkannya malam itu, bukan karena musik dan lagu2 slow rock tahun 70-an yang mengalun merdu ataupun suasananya, bukan pula karena bir ataupun makanan yang disajikan, namun terlebih karena orang yang duduk bersama di meja kecil ini.
Gue sama dia ngobrol tentang banyak hal, tentang hal-hal yang tidak penting, apapun yang kami obrolkan terasa begitu menyenangkan dan hangat.
Ngobrol, saling tersenyum, terdiam, bersamaan ingin ngomong lalu saling menyilahkan untuk bicara lebih dulu, saling curi pandang, terdiam kembali, memandang ke luar ke arah jalan tetapi pikiran tetap ke orang yang ada didepannya, tersenyum dan tersipu saat bertemu pandang…aaah, suasana dan orang-orang yang hadir di tempat itu tak ada artinya sama sekali, yang ada cuma rasa senang karena kehadiran dan kehangatan orang yang ada di hadapan masing-masing.
Ah! duduk berdua di satu meja telah menembus dimensi waktu dan ruang rupanya..waktu tak terasa lagi, suasana di tempat itu juga tidak terasa sama sekali.. tau-tau sudah jam 1 pagi. Lalu kita berdua memutuskan untuk berjalan kaki dan menemani pulang ke kosnya. Sepanjang jalan Braga yang diterangi lampu jalan bersinar kuning temaram, kita berdua berjalan bergandengan tangan menikmati malam..tak tok tak tok…begitulah langkah kakinya terdengar saat sepatunya beradu dengan con blok trotoar.
March 6th, 2006 at 1:08 am
mm..hrsnya ada candid camera di sana, trus pas keluar diikutin infotainment..pasti lebih seru dan mengharukan
March 6th, 2006 at 1:38 am
wah gawat kalau sampai ada hidden cam…tapi gimana yah? gue jadi ragu2 buat posting part-2 nya soalnya entar dibilang vulgar..serem!
March 6th, 2006 at 10:18 am
jadi curiga..jgn2 elu ya pemeran “bandung lautan asmara” itu
March 25th, 2006 at 1:04 pm
mo ksh tau ini lupa aja..biasa, lbh suka comment ga penting tea :-p
a must read book
The Power of Now, by Eckhart Tolle
http://www.amazon.com/gp/product/1577311523/103-9861685-4312627?v=glance&n=283155
official site penulisnya
http://www.eckharttolle.com/home.php
laki gw yg pny bukunya (but in french). gw prefer CD nya in english (oleh2 doi dr canada kmrn) since I’m not a good reader :))
March 26th, 2006 at 3:17 pm
http://images.amazon.com/media/i3d/01/eckharttolle.pdf