No Comment
Saat pulang ke rumah dari kantor, jalur-jalur yang dilewati tidak pernah dipikir dan dipertimbangkan sedemikian rupa, hampir setiap hari dengan rute yang sama, belok kanan atau kiri, lewat jalan A atau B, semuanya berjalan secara sendiri. Automatically.
Proses mencari jalur-jalur alternatif sudah lama terlampaui, walaupun ada jalan yang ditutup dan dialihkan karena hal-hal khusus, tangan dan kaki ini akan merespon secara otomatis mencari jalan lain untuk mencapai tujuan pulang ke rumah.
Pernah seorang teman tanya ke gue ”Jhon gimana caranya kok sampai bisa bermalem bareng Dessy Ratnasari?” Wah…sulit banget. Mungkin kalau hal ini ditanyakan 10 tahun yll, gue pasti bisa menjawab bagaimana rincian langkah-langkahnya.
Tapi sekarang sulit sekali menjelaskannya. Awalnya waktu sore-sore ketemu dessy di pasaraya entah bagaimana jalannya tau-tau sudah pagi dan saat terbangun ada cewek cantik tertidur di sebelah gue. Dalam keadaan setengah sadar gue langsung bergegas cuci muka dan berpakaian, sambil *sensor* gue bilang ”Neng Eci, Aa pulang dulu yah sekarang?” Hmm.. semua terjadi begitu saja. So natural so magical.
Yah gitu deh terserah temen-temen mau percaya atau tidak. Kalau cerita ini dianggap ngibul tanyakan saja langsung ke dessy sendiri, pasti akan dijawab ”No komenlah!”
February 15th, 2006 at 4:09 pm
nggak mungkin banget!
February 15th, 2006 at 6:12 pm
diceritakan berdasarkan kisah nyata yang terjadi di November 2003!!!
February 23rd, 2006 at 12:04 am
plesssse dechhh..kok Desy Ratnasari????