Dugem (menurut pikiran emak gue)

Ibu sangat minim sekali di dalam pengetahuan listrik, maklum zaman ibu sekolah dulu yang dianggap pantas untuk kaum kita hanya sebatas urusan dapur…, ibu dulu bercita-cita jadi wartawan tapi kakeknya anak-anak melarang karena profesi itu tidak pantas untuk ibu…itu hanya cocok untuk laki-laki….

Haaah…sekarang ibu mulai menyadari jalan pikiran Bapak dulu, dia hidup di zaman penjajahan, jaman belanda dan jepang, jaman perang kemerdekaan …menurutnya profesi itu sangat berbahaya, harus banyak bepergian. Kakek takut kalau ibu tertembak musuh dan entah bagaimana lagi jalan berpikirnya ibu tidak mengerti “pokoknya tidak pantas”…Oh kolotnya.

Lain lagi di tahun 80-an, Saat itu anak-anak masih kecil…yang paling tua baru kelas 6 SD. Ibu ingat itu masa-masa yang berat, musik aneh, pakaian aneh, sepeda jengki makin langka, lelaki rambutnya panjang, wanita roknya pendek, suatu penemuan baru rupanya,  rambut gondrong berbanding terbalik dengan rok wanita…aneh.

Pada masa itu, ibu tinggal di perumahan di daerah Kuningan, Setia Budi Jakarta milik pemerintah. Cita-cita ibu sebagai wartawan tersalurkan disini, ibu merasa seolah-olah adalah penulis di lembaran-lembaran harian Pos Komplek. Kelihatannya wanita memang bakat jadi wartawan, bayangkan hampir semua ibu-ibu disini adalah pemberita yang handal dan efektif. Dengan data seadanya dan tanpa konfirmasi, suatu berita dapat menjadi deadline dalam waktu 1 bulan. Cerita yang menghebohkan selama satu bulan ini adalah cerita anak gadis Ibu Korcin yang usianya sudah 18 tahun Kortina namanya. Gadis ini diketahui telah mengandung tanpa ketahuan siapa bapaknya…

Jamannya memang aneh, obat-obatan yang tidak untuk penyembuhan banyak beredar, dan laku pula. Macem-macem deh jenisnya : yang tradisional namanya mariyuana, yang modern pil anjing, morphin, mandrax, ekstasi, shabu2 dan segala macamnya itu….dll…Generasi Sex n Pistols katanya…Si laki-laki seperti dari jaman dulu, tetap main-main dengan pistolnya, dan lebih berbahaya lagi tembakannya diarahkan ke sembarang tempat … Penyakit juga aneh-aneh ada raja singa, spilis, GO, Aids dll. Kortina alias KORban TItit NAkal salah satu korban yang tertembak, melahirkan bayi lucu dan lugu yang mengalami kebutaan akibat efek peluru spilis si kucel gondrong…HAHHHH DASAR LAKI-LAKI..

Kalau sekarang di di jaman Y2K ini lebih aneh, baca aja sendiri di koran, denger radio, nonton berita, jangan joget aja kerjanya, makanya hati hati kalo kebanyakan dugem ya…HIIIIH WANITA-WANITA!

Ah mendingan ibu joget aja dulu ya…pusing banget deh mikirin anak-anak…

Ps : Buat ibu-ibu n bapak-bapak jagain tuh anak elo laki-laki atau perempuan kalau sudah mulai mempelajari obat-obatan, jangan biarkan punya cita-cita jadi tukang obat, ahli suntik dan ahli bedah non-gelar, hati-hati tersesat di belantara dan terjerumus di rawa…bisa tertembak pemburu yang gemar mencari korbannya baik di desa maupun kota.

One Response to “Dugem (menurut pikiran emak gue)”

  1. Myr Says:

    mending ke europe drpd ke SF, skalian nonton world champion football 2006 di jerman. ups, ini comment ga nyambung ya ama isi tulisan :-p :-)))

Leave a Reply